Tampilkan postingan dengan label Seputar Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seputar Indonesia. Tampilkan semua postingan
Seputar Gresik,-
Kalau Nasib lagi Apes, apapun bisa saja terjadi dan menimpa kita. adalah Slamet Binarko, seorang Pelajar kelas 2 SMK PGRI 1 Gresik Warga JL. Kapt. Darmo sugondo Tenggulunan Kebomas Gresik dan Evi Himatul Nova Silvia warga Pongangan Manyar Gresik, salah seorang teman wanitanya.
Saat keduanya sedang asyik menyusuri JL. Achmad Yani Gresik masuk dalam Kawasan Kompleks Petrokimia Gresik , dengan mengendarai sepeda motor suzuki smash W 2368 GH secara berboncengan, tiba tiba tertimpa Pohon Pinus yang tumbang di depan Masjid Nurul Jannah Petrokimia Gresik. (Jumat, 18 Februari 2011). kontan saja kedua korban segera dilarikan ke UGD Rumah Sakit Petrokimia Gresik untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Beruntung, Korban "Slamet" hanya mengalami luka robek dibagian bawah hidung dekat bibirnya dan terpaksa harus dijahit oleh petugas Rumah Sakit. sedangkan Evi hanya mengalami Luka Memar dan Lecet di pergelangan tangan sebelah kanan.
Menurut keterangan korban "Slamet" yang saat itu ditemui di rumah sakit, saat Pohon itu menimpa perutnya dia kemudian tidak sadarkan diri, dan begitu sadar sudah berada dirumah sakit. sedangkan motor suzuki smash yang digunakan korban saat kejadian itu mengalami rusak berat pada velg roda belakang dan bagian depan motor hancur.
Petugas dari Polsekta Gresik yang saat itu ada dilokasi kejadian (TKP) menambahkan, Kejadian itu bermula saat Slamet Binarko bermaksud mengantarkan Evi pulang kerumahnya di pongangan Manyar gresik, sepulang dari sekolahnya. sore itu cuaca di seputar kota gresik memang mendung hitam pekat dan angin kencang, yang kemudian mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa korban.(SG)
Tag : Pohon tumbang di Kompleks Petrokimia Gresik timpa Pelajar SMK PGRI 1 Gresik, Seputar Gresik, Gresik, Gresik News, Petrokimia, Polsekta Gresik, Seputar Indonesia, Seputar Kota, Seputar Peristiwa
Masjid Agung Gresik disapu Puting Beliung
>> Selasa, 26 Oktober 2010
![]() |
| Masjid Agung Gresik : Google |
Plafon Masjid Agung Gresik Runtuh akibat diterpa Puting beliung atau Angin Kencang yang terjadi senin Kemarin. Mendung Hitam Kelam dan angin kencang itu tiba tiba muncul dari arah Laut (utara) Gresik. kencangnya angin juga membuat sejumlah Reklame Roboh.
Baca Selengkapnya ...
Pelantikan Bupati Gresik Senin 27 September 2010
>> Minggu, 26 September 2010
Banner Visi Misi Bupati Terpilih Gresik
Seputar Gresik -
Pelantikan Bupati Gresik diPastikan dilaksanakan hari Senin (27 September 2010) di kantor Pemkab Gresik Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo Gresik
Inilah berita Selengkapnya :
Pasangan Bupati Gresik terpilih, Sambari Halim Radianto-M Qosim (SQ) akan dilantik oleh Gubernur Jawa Timur besok, Senin (27/9).
Kepastian itu diungkapkan Mighfar Syukur, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Gresik. Pelantikan akan digelar di lantai IV Kantor Bupati Gresik Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo. "Berdasar kesepakatan bersama Gubernur Jatim, SQ dilantik besok senin," ujarnya saat dihubungi beritajatim.com melalui telepon, Minggu (26/9) siang.
Baca Selengkapnya ...
Keputusan Mahkamah Konstitusi : Sambari Menjadi Bupati Gresik
>> Kamis, 26 Agustus 2010
Hari ini Rabu, (25/08/2010), adalah hari yang sangat di tunggu tunggu oleh Warga Gresik, Karena hari ini MK (Mahkamah Konstitusi) akan mengumumkan Siapa yang Bakal memimpin Gresik 5 tahun mendatang. pengumuman Penetapan Hasil Pilkada Ulang kali ini memang agak beda dari biasanya, hal ini terkait di diselenggarakannya Pemilukada / pemungutan suara ulang oleh KPU Gresik di sembilan kecamatan di Gresik atas perintah MK disebabkan ditemukannya pelanggaran dalam Pilkada Putaran pertama yang di selenggarakan bulan lalu.
Pengamanan Pengumuman Keputusan MK terkait hasil Pilkada Ulang Gresik hari ini benar benar Ekstra Ketat, semua Kantor dan Instansi yang berhubungan dengan Pilkada ditempatkan sejumlah Personil Polisi, Personel ini dipersiapkan oleh Kapolres Gresik AKBP Jakup Prajogo Sik, Msi sebagai antisipasi menyusul adanya unjuk rasa massa pendukung HUMAS yang mengatasnamakan (GEMPA - GERAKAN MASYARAKAT PEDULI PILKADA ADIL) pada 23 Agustus sebelumnya.
Kantor dan Gedung yang dijaga aparat Gabungan dari Polres Gresik dan Brimob Polda Jatim tersebut diantaranya adalah Gedung Golkar di Jl. Pahlawan Gresik, Kantor KPU Kabupaten Gresik, Kantor Pemkab Gresik, Kantor Panwas Gresik, yang ada di Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo Gresik, Gedung DPRD Gresik, Pendopo Kabupaten Gresik, Kediaman Bupati Gresik, serta Rumah kediaman Pasangan Cabup Cawabup Gresik.
Nampak juga SHOW of FORCE anggota BRIMOB menggunakan Kendaraan Bermotor Roda dua bersenjata lengkap dan Rantis, berpatroli keliling Kota untuk menjaga agar situasi tetap kondusif.
Dalam Pengumuman yang di sampaikan oleh MK tadi siang (25/08/2010) memutuskan Bahwa Pasangan Sambari Halim - Qosim (SQ) yang berhak memimpin Gresik 5 tahun kedepan (periode 2010-2015)
*Berikut adalah Berita Mengenai Penetapan Hasil Pilkada Ulang Gresik 2010 yang di kutip dari : Beritajatim.com
Putusan Final MK, Sambari Pimpin Gresik
Rabu, 25 Agustus 2010 19:14:13 WIB
Reporter : Ahmad Fakhry Rofiqy Gresik
Proses Pemilukada Gresik 2010 memasuki babak akhir. Siang tadi, Rabu (25/8/2010) pukul 14.00 WIB Mahkamah Konstitusi (MK) membacakan putusan final di Ruang Sidang Pleno MK, Jakarta. Hasilnya, MK memutuskan pasangan Sambari Halim Radianto-M Qosim (SQ) sebagai bupati dan wakil bupati Gresik periode 2010/1015.
Putusan final atas putusan sela pemungutan suara ulang dan juga penghitungan suara ulang Pemilukada Gresik dibacakan oleh sembilan hakim MK yang diketuai oleh Mahfud MD. Intinya mengabulkan pemohon pasangan SQ, membatalkan keputusan KPU hasil pemilu pada tanggal 26 Mei 2010, mengesahkan keputusan KPU hasil pemilu 8 Agustus 2010.
Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Kepala Daerah Kab. Gresik ini dimohonkan oleh pasangan calon no.3 Sambari Halim Radianto-M. Qosim, karena ditengarai terjadi kecurangan masif, terstruktur dan sistematis pada proses Pemilukada Gresik. Dalam sidang pleno tersebut, selain dihadiri oleh pihak pemohon, juga dihadiri oleh pihak termohon KPU Gresik dan juga pihak terkait, tim pemenangan pasangan Husnul Khuluq - Musyaffa’ Noer (HUMAS).
Dalam putusan akhir tersebut, MK memutuskan bahwa Keputusan KPU Kab. Gresik terkait rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan pasangan calon terpilih dalam Pemilukada Gresik tanggal 1 Juni 2010 tidak memiliki kekuatan hukum mengikat sepanjang rekapitulasi perolehan suara di sembilan kecamatan yakni di Kecamatan Kebomas, Bungah, Cerme, Duduksampeyan, Driyorejo, Kedamean, Menganti, Benjeng, dan Balongpanggang.
Selanjutnya, MK juga menetapkan bahwa hasil rekapitulasi penghitungan suara yang benar di sembilan kecamatan tersebut adalah untuk pasangan calon no. 1 Bambang Suhartono-Abdullah Qonik (BaNi) mendapatkan 3.645 suara, pasangan calon no. 2 Mujitabah-Suwarno (Jiwa) mendapatkan 2.812 suara, pasangan no. 3 Sambari Halim Radianto-M Qosim (SQ) mendapatkan 189.285 suara. Sedangkan untuk pasangan calon no. 4 Mohammad Nashihan-Syamsul Ma’arif (Monash) memperoleh 2.063 suara, pasangan calon no. 5 Husnul Khuluq-Musyaffa Noer (Humas) memperoleh 160.012 suara dan pasangan calon no 6. Sastro Suwito-M Samwil (S2BY) memperoleh 1.558 suara.
Hasil perolehan suara itu berdasarkan putusan sela MK yang memerintahkan KPU Kab. Gresik untuk melakukan pemungutan suara ulang di sembilan kecamatan yakni di Kecamatan Kebomas, Bungah, Cerme, Duduksampeyan, Driyorejo, Kedamean, Menganti, Benjeng, dan Balongpanggang.. ”Berdasarkan hasil pemungutan suara ulang dan penghitungan ulang tersebut, MK memerintahkan kepada KPU Kab Gresik untuk melaksanakan putusan akhir MK,” tegas Mahfud MD. [fqi/but]
tag: Keputusan MK Humas Vs Sambari Halim -Qosim (SQ), Pemenang Pilkada Gresik, Bupati Gresik terpilih hasil putusan MK, Pengumuman Keputusan Mahkamah Konstitusi Rabu, 25 Agustus 2010 tentang Hasil pilkada ulang di Gresik, Pengumuman Keputusan Mahkamah Konstitusi tentang Hasil Pilkada Ulang Gresik dan Penetapan Sambari Halim Sebagai Bupati Gresik periode 2010-2015,Baru Pertama kali di indonesia Pasangan yang memenangi Pilkada putaran Pertama kalah pada Pilkada ulang, Massa Humas (Gemppa) Unjuk rasa Panwas, Gedung DPRD, KPU Gresik, kantor dan Gedung instansi Pemerintah Daerah di jaga ketat Polres Gresik dan Brimob Polda Jatim
Massa Humas Demo Panwas
>> Selasa, 24 Agustus 2010
Sedikitnya 200 orang Massa Pendukung Pasangan Cabup-cawabup Gresik (HUMAS) gabungan dari 3 Partai Pendukung Pasangan itu yaitu PKB, PPP dan Gerindra, siang kemarin (23/08) Mendatangi 3 titik Kantor yaitu Kantor Panwas Pilkada Gresik, dan kantor KPU Kabupaten Gresik di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo Gresik dan kantor DPRD kabupaten Gresik.
Masa yang sebelumnya di Prediksi berjumlah sekitar 1500 orang tersebut sebelumnya berkumpul di kantor PB NU Gresik di dekat Pintu Tol Bunder masuk dalam wilayah Kebomas Gresik.
Kedatangan Massa tersebut bermaksud memprotes anggota panwas yang di nilai tidak responsif terhadap laporan pengaduan pasangan HUMAS tentang dugaan adanya kecurangan yang di lakukan oleh pasangan lawan dalam Pilkada Ulang Gresik yang di selenggarakan oleh KPU Gresik atas perintah MK untuk mengadakan pencoblosan ulang di 9 kecamatan di Gresik, 08 Agustus 2010, yang lalu.
Massa juga mendengar issue bahwa hari itu akan di umumkan Putusan Hasil Pilkada Ulang Gresik oleh Mahkamah Konstitusi (MK).
Ratusan massa tersebut mendatangi Gedung Kantor DPRD gresik sekitar pukul 11.30 Wib sebelum Sholat dzuhur, Masa yang datang langsung di arahkan oleh anggota Brimob Polda Jatim yang melakukan Pengamanan ke dalam Alun alun Gresik atas perintah Kapolres Gresik AKBP Jakup Prajogo Sik, Msi.
Sekitar 1 jam berorasi di depan gedung Dewan, massa kemudian membubarkan diri, dengan di kawal ketat petugas gabungan dari polres gresik, Brimob Polda Jatim, Gegana, polisi K-9, Dalmas Polda Jatim, Satlantas Polres Gresik, dan Reskrim Polres Gresik serta Intelkam. yang berjumlah sekitar 500 personel.
Seperti diberitakan sebelumnya bahwa berdasarkan real count KPU Kabupaten Gresik menunjukkan pasangan Sambari Halim - Qosim (SQ) unggul pada pemungutan suara ulang di sembilan kecamatan. Pasangan SQ meraih 189.525 atau 52,56 persen disusul pasangan Husnul Huluq Musyaffa' Noer (Humas) meraih 160.211 suara atau 44,43 persen.
Padahal dalam coblosan sebelumnya, pasangan Humas memimpin dengan perolehan suara 233.531 (39,49 persen), sedangkan pasangan SQ berada di bawahnya dengan perolehan suara 208.129 (35,19 persen).
Rencananya Mahkamah Konstitusi (MK) akan Mengumumkan Keputusan Hasil Pilkada Ulang Gresik pada tanggal 25 Agustus 2010 mendatang. Pengumuman Keputusan MK ini akan menentukan Siapa Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan Memimpin Gresik Periode 2010-2015 mendatang,
Namun Sebagian Warga Gresik optimis bahwa Pasangan Sambari Halim - Qosim lah yang akan Memenangi Pilkada Gresik tahun ini. Warga Gresik memang menghendaki adanya Perubahan di Gresik. menurut Sebagian Warga Jika nanti Pasangan Sambari Halin - Qosim (SQ) ditetapkan sebagai pemenang dalam Pilkada ini, pembangunan di Gresik ini akan lebih meningkat. tapi apapun prediksinya, kita tunggu saja Pengumuman Keputusan MK tentang siapa yang terpilih menjadi Bupati Gresik dan siapa yang bakal memimpin Gresik 5 tahun mendatang.
tag : Pengumuman Keputusan MK tentang Hasil Pilkada ulang di Gresik, pemenang Pilkada ulang Gresik, Bupati Gresik periode2010-2015, Bupati Gresik terpilih sesuai Keputusan MK, hasil keputusan MK, Humas - Sambari Qosim SQ, keputusan MK terkait siapa yang menang dalam Pilbup Gresik,Keputusan MK, Pilkada Ulang Gresik, Hasil akhir Pilkada ulang Gresik, Polres Gresik, Brimob polda Jatim, Pengamanan Keputusan MK di Gresik,
Baca Selengkapnya ...
Coblos Ulang Pilkada Gresik 2010: hasil akhir pilkada ulang gresik
>> Minggu, 08 Agustus 2010
Coblos Ulang Pilkada Gresik 2010: hasil akhir pilkada ulang gresik
Seputar Gresik -
Seputar Gresik -
Hasil Perolehan Suara Sementara Pilkada Ulang di Menangi Pasangan Sambari Halim dan Qosim (SQ) sedangkan Pasangan HUMAS berada di Peringkat 2, namun hasil ini belum Mutlak, karena KPU Gresik Belum Menetapkan siapa yang terpilih menjadi Bupati Pilihan Rakyat, yang akan Memimpin Gresik selama Lima tahun Mendatang, Penetapan Hasil akhir akan di ketahui setelah KPU Gresik melakukan hitung Manual jumlah perolehan suara masing masing pasangan Calon,
Pencarian Berita mengenai :Hasil akhir pilkada ulang gresik 2010, hasil sementara pilkada ulang gresik, hasil resmi pilkada ulang gresik, Hasil Tetap Pilkada Ulang dari KPU Gresik.
Baca Selengkapnya ...
Seputar Gresik : News & Info Gresik : Customs Cycling Gresik 2010
>> Sabtu, 31 Juli 2010
Seputar Gresik : News & Info Gresik :
Customs Cycling Gresik 2010
Jangan Kaget kalau pagi ini (31/07) anda yang kebetulan akan melintas di Sepanjang jalan kartini atau Warga Perumahan Semen Gresik dan Warga Sidomoro yang kebetulan pintu masuk gang nya ikut jalan Kartini Gresik, kemudian anda di arahkan oleh petugas Sat Lantas Polres Gresik, untuk berputar arah atau kembali ke arah sebaliknya. karena seluruh lajur jalan Sepanjang Jalan Kartini saat ini digunakan sebagai lintasan lomba custom cycling 2010.
Menurut Panpel , Event ini di laksanakan kali kedua setelah sebelumnya di adakan di Pangandaran, di ikuti oleh sedikitnya 300 atlit nasional dari seluruh Indonesia, setelah ini rencananya akan di gelar di jawa barat dan puncaknya nanti akan di laksanakan di Boyolali.
Dalam Acara Ini nampak Wakil Bupati Gresik Sastro Suwito sebagai wakil ketua Koni Gresik, Wakapolres Gresik Kompol I Gede Arsana dan ketua ISSI Gresik Kompol H. Sudiyono, SH, MM.
Lomba ini terbagi dari bermacam Kategori di antaranya : Men Elite, Junior Men, Beginer Men, Junior Woman, dan Woman Elite.
Baca Selengkapnya ...
Polres Gresik Siaga Jelang Coblos Ulang
>> Jumat, 23 Juli 2010
Seputar Gresik -
Politik, 22 Juli 2010, 11:29:59
Laporan Iping Supingah
Jelang Pemungutan Ulang Polres Gresik Siaga
suarasurabaya.net| Jelang pemungutan suara ulang Pemilukada Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Polres Gresik melakukan siaga.
"Ada sekitar 36 anggota setiap hari siaga di sejumlah titik rawan. Di antaranya kantor Pemkab, rumah dinas bupati, kantor KPU, seluruh bank dan rumah sakit," kata Briptu HAKIM anggota Polres Gresik yang sedang siaga di sebuah bank swasta, Kamis (22/07).
Ia mengaku, seluruh anggota mendapat jadwal pengamanan secara bergilir untuk siaga di tempat-tempat strategis tersebut. Untuk siaga jika kemungkinan terjadi hal-hal yang mengganggu jelang pemungutan ulang.
"Masing-masing polsek dijaga dua personel yang digabung dengan anggota dari Polres. Biasa saja, hanya sebagai langkah antisipasi saja, agar kemungkinan terjelek tidak terjadi, dan Alhamdulillah aman terkendali," ujarnya
Sementara, terkait pelaksanaan pemungutan ulang di sembilan kecamatan yang akan dilaksanakan Minggu (08/08) mendatang KPU masih melakukan persiapan logistik.
"Kita masih melakukan persiapan logistik, salah satunya desain surat suara," kata ABDUL BASIT anggota KPU Gresik, Kamis, seperti dilansir Antara. Ia menjelaskan, desain surat suara yang dimaksud adalah, di dalam kertas surat suara itu nantinya tertera nomor putusan Mahkamah Konstitusi. "Karena ini bukan Pemilukada ulang maupun putaran kedua, tetapi pemungutan suara ulang, sehingga surat putusan MK kita cetak disurat suara," jelasnya Terkait dengan anggaran yang disampaikan KPU sebesar Rp4,8 miliar sampai hari ini, belum ada kepastian dari DPRD setempat. "Komisi A memang tugasnya kan pengawasan, artinya tidak mempunyai kewenangan mengesahkan atau tidak mengesahkan anggaran," tandasanya Menurut pendapatnya, anggaran tersebut tergantung Pemkab Gresik. "Kalau Pemkab Gresik gak ada masalah, pernyataan Komisi A kita abaikan saja," ujarnya. Ia menyebutkan bahwa Komisi A tidak menyetujui dan anggaran yang anggarkan oleh KPU sebesar Rp 4,8 miliar. Karena anggaran sebesar itu dianggap terlalu besar sehingga terjadi pemborosan. "Lamongan saja yang mempunyai 27 kecamatan pilkada hanya menelan Rp15 miliar. Sedangkan Gresik yang hanya 18 kecamatan menyedot anggaran Rp18 miliar," ungkap AHMAD NURHAMIM Wakil Ketua DPRD Gresik yang juga koordinator Komisi A. Pencoblosan ulang kali ini, KPU kembali meminta anggaran Rp4,8 miliar. "KPU boros, dan gagal melaksanakan Pemilukada," ujarnya.(ant/ipg)
Baca Selengkapnya ...
Ia mengaku, seluruh anggota mendapat jadwal pengamanan secara bergilir untuk siaga di tempat-tempat strategis tersebut. Untuk siaga jika kemungkinan terjadi hal-hal yang mengganggu jelang pemungutan ulang.
"Masing-masing polsek dijaga dua personel yang digabung dengan anggota dari Polres. Biasa saja, hanya sebagai langkah antisipasi saja, agar kemungkinan terjelek tidak terjadi, dan Alhamdulillah aman terkendali," ujarnya
Sementara, terkait pelaksanaan pemungutan ulang di sembilan kecamatan yang akan dilaksanakan Minggu (08/08) mendatang KPU masih melakukan persiapan logistik.
"Kita masih melakukan persiapan logistik, salah satunya desain surat suara," kata ABDUL BASIT anggota KPU Gresik, Kamis, seperti dilansir Antara. Ia menjelaskan, desain surat suara yang dimaksud adalah, di dalam kertas surat suara itu nantinya tertera nomor putusan Mahkamah Konstitusi. "Karena ini bukan Pemilukada ulang maupun putaran kedua, tetapi pemungutan suara ulang, sehingga surat putusan MK kita cetak disurat suara," jelasnya Terkait dengan anggaran yang disampaikan KPU sebesar Rp4,8 miliar sampai hari ini, belum ada kepastian dari DPRD setempat. "Komisi A memang tugasnya kan pengawasan, artinya tidak mempunyai kewenangan mengesahkan atau tidak mengesahkan anggaran," tandasanya Menurut pendapatnya, anggaran tersebut tergantung Pemkab Gresik. "Kalau Pemkab Gresik gak ada masalah, pernyataan Komisi A kita abaikan saja," ujarnya. Ia menyebutkan bahwa Komisi A tidak menyetujui dan anggaran yang anggarkan oleh KPU sebesar Rp 4,8 miliar. Karena anggaran sebesar itu dianggap terlalu besar sehingga terjadi pemborosan. "Lamongan saja yang mempunyai 27 kecamatan pilkada hanya menelan Rp15 miliar. Sedangkan Gresik yang hanya 18 kecamatan menyedot anggaran Rp18 miliar," ungkap AHMAD NURHAMIM Wakil Ketua DPRD Gresik yang juga koordinator Komisi A. Pencoblosan ulang kali ini, KPU kembali meminta anggaran Rp4,8 miliar. "KPU boros, dan gagal melaksanakan Pemilukada," ujarnya.(ant/ipg)
Kategori :
Gresik News,
Polres Gresik,
Seputar Gresik,
Seputar Indonesia,
Seputar Info,
Seputar Politik
Batal ke Gresik, SBY ke Kodam V Brawijaya
>> Senin, 12 Juli 2010
Seputar Gresik -
Presiden akan Hadiri Acara Puncak Harkopnas di Surabaya
Presiden akan Hadiri Acara Puncak Harkopnas di Surabaya
GRESIK - MI : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dijadwalkan menghadiri acara puncak Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2010 yang dipusatkan di Kodam V/Brawijaya, Surabaya, 15 Juli 2010.
"Saya sudah mendapatkan surat resmi dari Kantor Koperasi Provinsi Jawa Timur bahwa Presiden akan menghadiri acara puncak Harkopnas di Kodam V/Brawijaya," kata Kepala Dinas Industri, Perdagangan dan Koperasi Pemkab Gresik Sutaji Rudy, Minggu (11/70.
Baca Selengkapnya ...
"Saya sudah mendapatkan surat resmi dari Kantor Koperasi Provinsi Jawa Timur bahwa Presiden akan menghadiri acara puncak Harkopnas di Kodam V/Brawijaya," kata Kepala Dinas Industri, Perdagangan dan Koperasi Pemkab Gresik Sutaji Rudy, Minggu (11/70.
Kategori :
Gresik News,
Info Gresik,
Seputar Gresik,
Seputar Indonesia,
Seputar Link
Polres Gresik : Jadwal SIM Keliling Bulan Juli 2010
>> Jumat, 09 Juli 2010
Seputar Gresik -
Bagi anda Warga Kabupaten Gresik yang Berdomisili di Kota maupun di Luar Kota Gresik dan mempunyai SIM ( Surat Izin Mengemudi ) yang akan berakhir masa berlakunya serta malas untuk mengurusnya di Kantor Satpas Sat Lantas Polres Gresik di Randuagung Gresik, anda bisa membaca Info Jadwal SIM keliling yang ada di bawah ini kapan dan di mana lokasinya.
Baca Selengkapnya ...
Gresik News : Thailand Juara Voli Antar Klub Putri se Asia 2010
>> Senin, 05 Juli 2010
Seputar Gresik -
Federbrau Pertahankan Gelar Antar klub Putri Asia
Metro Pagi / Olahraga / Senin, 5 Juli 2010
Metrotvnews.com : Tim kuat Federbrau dari Thailand berhasil mempertahankan gelar juara di Kejuaraan Bola Voli Antar klub Putri se Asia 2010 di Kota Gresik, Jawa Timur, Minggu (4/7) malam. Di partai final yang digelar di GOR Tri Dharma, Federbrau berhasil menang atas tim Zhetyssu Kazakhstan .
Vonis Money Politik Pilkada Gresik
Seputar Gresik -
Setelah sepekan maraton bersidang, akhirnya majelis hakim PN Gresik yang diketuai Fathul Mujib SH menghukum dua terdakwa tindak pidana pelanggaran pemilu KH Abdul Kohar Hasyim (64) dan Rahardjo (52) dengan pidana 5 bulan penjara.
HUMAS - SQ Bakal Bertarung Sengit
>> Kamis, 01 Juli 2010
Seputar Gresik -
| HUMAS - SQ Bakal Ketat | | |
| GRESIK ( SI ) – Coblos ulang Pilkada Gresik di sembilan kecamatan diperkirakan bakal menjadi pertarungan tunggal pasangan Husnul Khuluq Musyaffa’ Noer (HUMAS) dengan Sambari Halim Radianto Qosim (SQ). Dari pertarungan enam pasangan ini, yang berpeluang besar memenangkan pertarungan tersebut hanya kedua pasangan tersebut. Keduanya memiliki modal perolehan suara hampir di atas 90.000. Pasangan HUMAS mendapat 90.269 suara, sedangkan pasangan "SQ" mendapatkan modal suara 95.967 suara.Pasangan Bambang Suhartono dan Abdullah Qonik (BANI) berpeluang menyodok dengan modal 31.479 suara,tapi cukup berat. Dari estimasi tersebut, maka diperkirakan empat kontestan Pilkada Gresik untuk periode 2010 - 2015 bakal memilih praktis merapat ke HUMAS atau SQ. Sebab, bila memilih bertarung di coblos ulang bakal memerlukan biaya yang cukup besar.Apalagi, perolehan sura keempatnya jauh dari di bawah pasangan HUMAS dan SQ. “Kami perkirakan pasangan lain tidak berani untuk fight (bertarung, red),t etapi lebih memilih bergabung ke HUMAS atau SQ,” tutur Abdul Abbas, Ketua DPC PBB Gresik yang memutuskan absen dalam pilbup kali ini. Peluang itu juga dimaksimalkan tim kampanye HuMas dan SQ. Misalnya, pasangan SQ yang diusung Partai Golkar dan PKPI,melalui Ahad Nur Hamim selaku ketua tim pemenangan mengaku sudah mendapat limpahan dukungan dari DPC Partai Hanura yang sebelumnya memberikan dukungan ke BaNi. “Kami juga lobi-lobi dengan pasangan lain.Namun, hasilnya masih menunggu. Kami terus bergerak cepat,” ungkapnya, kemarin. Tidak kalah semangatnya pasangan HuMas.Pasangan yang diusung koalisi PKB,PKNU,PPP,serta Partai Gerindra itu menginformasikan sudah menggalang komunikasi ke DPD PAN, DPC PD, dan pasangan BaNi. “Kami optimistis bakal mendapat dukungan dari pasangan lain. Kemarin, kami sudah mengalang komunikasi dengan DPD PAN Gresik. Hari ini (kemarin, red) dengan DPC PD Gresik.Bahkan,kami juga sudah menggalang komunikasi dengan pasangan BaNi,” ungkap Ainur Rofiq, Sekretaris Tim Pemenangan HuMas,kemarin. Sementara itu Ketua DPC PDIP Gresik Hadi Kusono mengatakan tidak menutup kemungkinan memberikan dukungan ke kandidat lain. “Kami pastikan tidak ke pasangan yang kalah,tetapi yang berpeluang menang. Sebab, PDIP Gresik memiliki sejarah kelam dengan salah satu pasangan yang sempat meloncat dari PDIP. Namun, saat menjadi wakil bupati justru balik kucing,”tegasnya. (ashadi ik) |
Langganan:
Postingan (Atom)






















